Tak Perlu Obat, Depresi pun Bisa Diusir dengan Cara Sederhana Ini

Bermula dari stres, depresi pun bisa terjadi pada siapapun. Jika sudah seperti itu, jika tidak berkonsultasi dengan psikolog maka konsumsi antidepresan pun bisa jadi jalan keluar bagi orang yang mengalami depresi.

Sebaiknya, jangan terburu-buru menenggak antidepresan untuk mengatasi depresi Anda sebab ada beberapa cara alami dan mudah yang bisa dilakukan untuk mengusir depresi, seperti dikutip dari Health.com, Kamis (2/1/2014):

1. Olahraga
Olahraga bisa meredakan depresi dengan mengubah zat kimia dalam otak untuk mengatur mood seseorang yakni norepinefrin dan serotonin. Olahraga juga bisa melepaskan endorfin. Profesor psikiatri di Duke University School of Medicine, P. Murali Doraiswamy, MD, merekomendasikan olahraga tiga sampai lima kali dalam seminggu selama 20-30 menit untuk mencegah depresi. Misalnya dengan jalan cepat atau aerobic.

2. Terapi cahaya
Saat musim hujan datang, orang-orang bisa terkena depresi musiman. Oleh karena itu, untuk mengurangi depresi ini, duduklah di dekat kotak berisi lampu yang kira-kira cahayanya menyerupai dengan cahaya di luar ruangan. Lakukan hal ini sekitar 15 menit sampai dua jam setiap hari. Meski tidak menyembuhkan, setidaknya terapi ini bisa meringankan gejala depresi.

3. Mood diary
Mood diary merujuk pada terapi yang mengajarkan orang untuk berpikir positif guna meringankan depresi. Doraiswamy merekomendasikan orang-orang untuk membuat buku harian suasana hati. Jika sehari-hari terlalu sibuk, ia menganjurkan menulis buku harian seminggu sekali. Dengan begini, pikiran akan selalu positif dan Anda tidak akan mudah terpengaruh dengan hal-hal negatif.

4. Akupunktur
Mini studi di University of Arizona yang melibatkan 33 wanita dengan depresi menemukan bahwa 64 persen peserta mengalami penurunan depresi setelah mendapat terapi akupunktur. Dalam studi kedua dalam Journal of Affective Disorders, 70 pasien dengan gangguan depresi berat yang sudah mengonsumsi anti-depresan menunjukkan lebih banyak kemajuan setelah melakukan akupuntur ketimbang mereka yang tidak mendapat terapi akupunktur.

5. Dukungan teman
Depresi ringan bisa diobati dengan sering berinteraksi dengan orang lain, terutama komunitas dukungan. Jika Anda tidak tertarik untuk bergabung dengan suatu komunitas, setidaknya Doraiswamy menyarankan Anda untuk berkumpul dengan teman-teman yang seide hingga Anda bisa berbagi pengalaman dan permasalahan.

6. Meditasi dan yoga
Untuk mecegah kambuhnya depresi, meditasi bisa dilakukan. Terdapat penelitian yang mempelajari sekelompok orang dengan depresi lalu perawatannya menggunakan obat antidepresan dan meditasi. Hasilnya, orang yang bermeditasi, kemungkinan kambuhnya sama dengan orang yang mengonsumsi anti-depresan.

Selain meditasi, Anda juga bisa melakukan yoga untuk mengurangi stres, permusuhan, kecemasan, dan pastinya depresi. Selain itu, yoga juga bisa meningkatkan energi serta kualitas tidur seseorang.

sumber : detikhealth

Menopause Bikin Mood Berantakan? Coba Atasi dengan Akupunktur

Terapi tusuk jarum atau akupunktur memang terbukti bisa mengurangi rasa nyeri, sakit kepala, depresi, bahkan untuk meningkatkan kesuburan wanita atau pria. Tak berhenti sampai di situ, secara khusus akupuntur pun bisa bermanfaat lho bagi para wanita.

Sebab, ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa didapat dari terapi akupunktur khususnya untuk wanita yang sudah menopause, seperti dikutip dari Health Me Up, Jumat (21/2/2014) berikut ini:

1. Membantu menyeimbangkan mood
Teori akupuntur menunjukkan bahwa gangguan dalam keseimbangan energi Yin dan Yang bisa menyebabkan ketidakseimbangan sistem hormonal yang berpengaruh pada perubahan mood. Maka dari itu, akupunktur dipercaya dapat membantu memperkuat dan menyeimbangkan energi sehingga ketidakseimbangan mood bisa diatasi.

2. Mengurangi keringat di malam hari
Keluar keringat berlebih di malam hari atau hot flashes menurut seorang ilmuwan di Turki bisa diturunkan kejadiannya dengan akupuntur. Ilmuwan tersebut mengadakan penelitian yang menunjukkan 35 persen hot flashes bisa dikurangi lewat terapi akupunktur.

3. Mengatasi rasa lelah
Perubahan hormonal dalam tubuh wanita yang sudah menopause kebanyakan membuat wanita sering kelelahan tanpa sebab. Untuk mengatasi kondisi ini, akupunktur bisa diandalkan dengan meningkatkan tingkat energi dalam tubuh.

4. Meredakan rasa sakit dan nyeri
Wanita yang melakukan akupunktur juga melaporkan terapi tersebut bisa meredakan nyeri ototnya. Sebab, terapi ini dikenal bisa mengurangi tekanan dan meningkatkan sirkulasi darah yang secara alami melepaskan hormon endorfin sebagai obat alami rasa sakit tersebut.

5. Meringankan depresi
Seiring dengan menyeimbangkan hormon dan meredakan rasa nyeri, akupunktur juga bisa menurunkan tingkat depresi yang dialami wanita menopause.

sumber : detikhealth